Showing posts with label kaca. Show all posts
Showing posts with label kaca. Show all posts
Wednesday, September 3, 2014
Spesifikasi Penting Memilih Kaca Film Mobil
Performa kaca film (windows tint) dapat di telaah berdasarkan spesifikasi kaca film tersebut.

Spesifikasi kaca film (windwos tint) umumnya dalam singkatan yg mungkin awam (tidak umum) diketahui oleh semua orang.
Untuk memudahkan membaca spesifikasi untuk kaca film untuk mobil maka dapat difokuskan pada 4 spesifikasi yang penting untuk diperhatikan, sbb:
UVT (Ultraviolet Transmittance), kebalikannya UVR (Ultraviolet Reflectance)
Ultraviolet adalah cahaya yg dapat membuat interior kulit retak / pecah2, warna interior mobil memudar (fading) dan yang paling berbahaya adalah dapat menyebabkan kanker kulit. Semakin kecil % UVT semakin baik, pada umumnya kaca film branded dapat menolak UV 99% (UVT = 1% atau UVR = 99%)
VLT (Visible Light Transmittance)
Persentase VLT menandakan besarnya cahaya yg lewat melalui kaca film.
VLT berhubungan dg persentase kegelapan kaca film, tp bukanlah sebagai ukuran % kegelapan kaca film, karena kegelapan kaca film juga dipengaruhi oleh bahan dasar kaca film tersebut. Pada umumnya kaca mobil sebelum terpasang kaca film dapat menolak cahaya 5% (VLR 5%), menyerap cahaya 5% (VLA 5%) dan tembus cahaya sebesar 90% (VLT 90%).
Sebagai acuan antara VLT dg tingkat kegelapan KF sbb:
VLT 70%, kegelapan kaca film 10-15%
VLT 60%, kegelapan kaca film 15-20%
VLT 35-40%, kegelapan kaca film 30-40%
VLT 20%, kegelapan kaca film 55-60%
VLT 10%, Kegelapan kaca film 70%
VLT 5%, kegelapan kaca film 80%
VLT bila sudah mencapai 5% (setara kegelapan KF 80%) maka saat parkir mundur pd malam hari dg kondisi penerangan yg kurang maka akan sulit melihat spion dg jelas/leluasa. Tp tentunya VLT 5% memberikan privacy yg lebih saat siang maupun malam hari, krn tidak dapat dg mudah orang diluar melihat ke dalam kabin.
IRR (Infra Red Reflectance/Rejected)

Infra-Red adalah radiasi panas yg dibawa oleh cahaya matahari, semakin besar spec % IRR semakin baik.
TSER (Total Solar Energy Rejected)
Persentase total solar energy (heat/panas) yg di tolak oleh kaca film. Semakin besar persentase TSER semakin baik, krn menandakan kemampuan kaca film u/ menolak panas yg masuk melalui kaca film secara total. TSER adalah akumulasi % dari berbagai variable penyumbang panas yg masuk melalui kaca, termasuk Infra-Red (IR) yg merupakan salah satu variable didalam TSER.
Terlampir adalah kumpulan spesifikasi kaca film sbg bahan perbandingan untuk mengetahui lebih jauh akan performa yg diberikan oleh berbagai merk kaca film.
Spesifikasi kaca film secara lengkap dapat dibaca pd artikel Windows Film Glossary

sumber: situs otomotif
NB :
Ingin KF dengan harga yg bersahabat?
Hubungi :
PANDU Film
Pusat Onderdil/Sparepart Mobil
Atrium Senen lt. 5 Blok E/141
Phone : 0813-16769163 (Harfin)
Password : "Unggul Karimun Club"
Selengkapnya..

Spesifikasi kaca film (windwos tint) umumnya dalam singkatan yg mungkin awam (tidak umum) diketahui oleh semua orang.
Untuk memudahkan membaca spesifikasi untuk kaca film untuk mobil maka dapat difokuskan pada 4 spesifikasi yang penting untuk diperhatikan, sbb:
UVT (Ultraviolet Transmittance), kebalikannya UVR (Ultraviolet Reflectance)
Ultraviolet adalah cahaya yg dapat membuat interior kulit retak / pecah2, warna interior mobil memudar (fading) dan yang paling berbahaya adalah dapat menyebabkan kanker kulit. Semakin kecil % UVT semakin baik, pada umumnya kaca film branded dapat menolak UV 99% (UVT = 1% atau UVR = 99%)
VLT (Visible Light Transmittance)
Persentase VLT menandakan besarnya cahaya yg lewat melalui kaca film.
VLT berhubungan dg persentase kegelapan kaca film, tp bukanlah sebagai ukuran % kegelapan kaca film, karena kegelapan kaca film juga dipengaruhi oleh bahan dasar kaca film tersebut. Pada umumnya kaca mobil sebelum terpasang kaca film dapat menolak cahaya 5% (VLR 5%), menyerap cahaya 5% (VLA 5%) dan tembus cahaya sebesar 90% (VLT 90%).
Sebagai acuan antara VLT dg tingkat kegelapan KF sbb:
VLT 70%, kegelapan kaca film 10-15%
VLT 60%, kegelapan kaca film 15-20%
VLT 35-40%, kegelapan kaca film 30-40%
VLT 20%, kegelapan kaca film 55-60%
VLT 10%, Kegelapan kaca film 70%
VLT 5%, kegelapan kaca film 80%
VLT bila sudah mencapai 5% (setara kegelapan KF 80%) maka saat parkir mundur pd malam hari dg kondisi penerangan yg kurang maka akan sulit melihat spion dg jelas/leluasa. Tp tentunya VLT 5% memberikan privacy yg lebih saat siang maupun malam hari, krn tidak dapat dg mudah orang diluar melihat ke dalam kabin.
IRR (Infra Red Reflectance/Rejected)

Infra-Red adalah radiasi panas yg dibawa oleh cahaya matahari, semakin besar spec % IRR semakin baik.
TSER (Total Solar Energy Rejected)
Persentase total solar energy (heat/panas) yg di tolak oleh kaca film. Semakin besar persentase TSER semakin baik, krn menandakan kemampuan kaca film u/ menolak panas yg masuk melalui kaca film secara total. TSER adalah akumulasi % dari berbagai variable penyumbang panas yg masuk melalui kaca, termasuk Infra-Red (IR) yg merupakan salah satu variable didalam TSER.
Terlampir adalah kumpulan spesifikasi kaca film sbg bahan perbandingan untuk mengetahui lebih jauh akan performa yg diberikan oleh berbagai merk kaca film.
Spesifikasi kaca film secara lengkap dapat dibaca pd artikel Windows Film Glossary

sumber: situs otomotif
NB :
Ingin KF dengan harga yg bersahabat?
Hubungi :
PANDU Film
Pusat Onderdil/Sparepart Mobil
Atrium Senen lt. 5 Blok E/141
Phone : 0813-16769163 (Harfin)
Password : "Unggul Karimun Club"
Sunday, April 20, 2014
Membersihkan dan Mencegah Jamur di Kaca Mobil
Datangnya musim hujan tidak hanya harus kita antisipasi dengan perawatan atau pengecekan pada bagian kaki-kaki dan mesin untuk menghadapi jalan yang rusak maupun jalan yang tergenang air. Ada “musuh” lain yang biasa muncul di saat-saat cuaca dingin dan lembab, yaitu: jamur di kaca-kaca mobil. Selain mobil menjadi kelihatan kurang bersih, kemunculan jamur yang tampak dengan adanya bintik-bintik atau lingkaran abu-abu di kaca lumayan mengganggu pemandangan dari dalam kabin ke luar.
Cara mengatasinya mudah. Bila mendapati jamur di kaca mobil seperti ciri-ciri di atas dan tetap tidak bisa hilang meskipun sudah dibasuh dengan air dan digosok berkali-kali, ikuti saja langkah ini.
- Siapkan cairan pembersih jamur yang banyak dijual di toko aksesori kendaraan atau supermarket besar di kota Anda.
- Cuci kaca mobil dengan air bersih, lalu keringkan dengan menggunakan lap atau kanebo.
- Lumuri kaca secara rata dengan cairan pembersih jamur.
- Gosok dengan kain kering bersih dan halus dengan arah memutar.
- Lap lagi dengan kanebo basah sampai cairan penghilang jamur tidak tersisa di kaca, lalu keringkan kaca dengan kanebo.
lakukanlah sampai 2 atau 3 kali untuk jamur yang membandel.
Agar hasil lebih baik, jangan lumuri kaca secara keseluruhan. Lumurilah beberapa bagian dulu saja yang akan kita gosok. Hal ini untuk mencegah timbulnya efek buram (atau seperti pelangi ketika diterpa sinar) akibat pembersih jamur yang sudah mengering di kaca sebelum kita sempat menggosoknya.
Dengan memperhatikan 6 poin di atas, jamur sudah dapat kita hilangkan. Namun, bagi pemilik mobil-mobil buatan Eropa, ada sedikit perhatian khusus saat memilih cairan pembersih jamur. Cari cairan yang memang dikhususkan untuk mobil-mobil Eropa. Sebab, beberapa mobil buatan Eropa lebih sensitif sehingga kadangkala kaca menjadi kusam atau malah tergores setelah dipoles. Untuk menghindari hal ini sebaiknya tanyakan kepada penjual mengenai merek mana yang bisa diaplikasikan untuk kaca mobil Eropa. Agar lebih aman lagi, sebaiknya coba dahulu pada kaca yang ukurannya kecil, setelah dipoles lalu tunggu beberapa menit untuk melihat hasilnya.
Jika langkah-langkah tadi tetap tak membuahkan hasil, artinya jamur yang melekat pada kaca-kaca mobil Anda tergolong sangat bandel. Jenis ini tidak bisa kita selesaikan hanya dengan cairan pembersih jamur. Anda perlu membawa ke salon mobil. Mereka memiliki alat dan cairan khusus untuk menggosok pada kaca yang terkena jamur.
Jangan lupa, setelah kaca-kaca mobil bersih dari jamur, rawatlah agar jamur-jamur itu tidak muncul lagi. Cara mencegahnya pun sederhana. Pertama, segera bersihkan mobil setelah berkendara di bawah guyuran hujan agar debu atau kotoran tidak menempel lama di kaca-kaca mobil. Kedua, untuk kaca-kaca depan dan belakang, selalu jaga kondisi air washer agar dapat kita gunakan untuk membersihkan kaca-kaca. Hindari memakai car cover jika cuaca lembab. Jika tetap ingin menggunakan, pastikan kaca dan car cover dalam keadaan kering sebelum kendaraan ditutupi. (Source: AstraWorld)
Selengkapnya..
Cara mengatasinya mudah. Bila mendapati jamur di kaca mobil seperti ciri-ciri di atas dan tetap tidak bisa hilang meskipun sudah dibasuh dengan air dan digosok berkali-kali, ikuti saja langkah ini.
- Siapkan cairan pembersih jamur yang banyak dijual di toko aksesori kendaraan atau supermarket besar di kota Anda.
- Cuci kaca mobil dengan air bersih, lalu keringkan dengan menggunakan lap atau kanebo.
- Lumuri kaca secara rata dengan cairan pembersih jamur.
- Gosok dengan kain kering bersih dan halus dengan arah memutar.
- Lap lagi dengan kanebo basah sampai cairan penghilang jamur tidak tersisa di kaca, lalu keringkan kaca dengan kanebo.
lakukanlah sampai 2 atau 3 kali untuk jamur yang membandel.
Agar hasil lebih baik, jangan lumuri kaca secara keseluruhan. Lumurilah beberapa bagian dulu saja yang akan kita gosok. Hal ini untuk mencegah timbulnya efek buram (atau seperti pelangi ketika diterpa sinar) akibat pembersih jamur yang sudah mengering di kaca sebelum kita sempat menggosoknya.
Dengan memperhatikan 6 poin di atas, jamur sudah dapat kita hilangkan. Namun, bagi pemilik mobil-mobil buatan Eropa, ada sedikit perhatian khusus saat memilih cairan pembersih jamur. Cari cairan yang memang dikhususkan untuk mobil-mobil Eropa. Sebab, beberapa mobil buatan Eropa lebih sensitif sehingga kadangkala kaca menjadi kusam atau malah tergores setelah dipoles. Untuk menghindari hal ini sebaiknya tanyakan kepada penjual mengenai merek mana yang bisa diaplikasikan untuk kaca mobil Eropa. Agar lebih aman lagi, sebaiknya coba dahulu pada kaca yang ukurannya kecil, setelah dipoles lalu tunggu beberapa menit untuk melihat hasilnya.
Jika langkah-langkah tadi tetap tak membuahkan hasil, artinya jamur yang melekat pada kaca-kaca mobil Anda tergolong sangat bandel. Jenis ini tidak bisa kita selesaikan hanya dengan cairan pembersih jamur. Anda perlu membawa ke salon mobil. Mereka memiliki alat dan cairan khusus untuk menggosok pada kaca yang terkena jamur.
Jangan lupa, setelah kaca-kaca mobil bersih dari jamur, rawatlah agar jamur-jamur itu tidak muncul lagi. Cara mencegahnya pun sederhana. Pertama, segera bersihkan mobil setelah berkendara di bawah guyuran hujan agar debu atau kotoran tidak menempel lama di kaca-kaca mobil. Kedua, untuk kaca-kaca depan dan belakang, selalu jaga kondisi air washer agar dapat kita gunakan untuk membersihkan kaca-kaca. Hindari memakai car cover jika cuaca lembab. Jika tetap ingin menggunakan, pastikan kaca dan car cover dalam keadaan kering sebelum kendaraan ditutupi. (Source: AstraWorld)
Subscribe to:
Posts (Atom)