Showing posts with label mencegah. Show all posts
Showing posts with label mencegah. Show all posts

Friday, May 9, 2014

Tips Mencegah Masalah Power Window

Perawatan pada pintu mobil terkadang luput dari perhatian, terutama pada bagian motor power window. Bila sudah mulai terjadi masalah seperti saat tombol power window ditekan namun naik atau turunnya kaca jendela sudah mulai tersendat-sendat atau bahkan macet, biasanya baru kita akan menyadarinya pentingnya merawat power window.

Penyebab Macetnya Power Window
Yang menyebabkan power window macet selain karena faktor elektrikal, biasanya karena sudah terdapat karat pada logam-logam regulator power window. Karat itu umumnya terjadi di gigi-gigi penggerak motor power window. Karat yang terbentuk pada motor penggerak power window itu terjadi akibat adanya air yang masuk lewat karet-karet (seal) pintu.

Kemacetan naik turunnya kaca yang menggunakan power window juga bisa terjadi karena kurang atau keringnya pelumas pada kawat baja penarik ulur kaca. Jika hal ini terus dibiarkan, maka kawat baja tersebut akan putus sehingga kaca tidak dapat naik ataupun turun meskipun motor penggerak power window berputar.

Perawatan Sebagai Pencegah
Untuk mencegah terjadinya karat pada motor penggerak power window, sebaiknya segera mengganti karet list kaca apabila karet tersebut sudah mengeras dan rusak sehingga air tidak dapat menerobos masuk dan membuat karat. Akan lebih baik lagi jika diiringi dengan menjaga kebersihan karet kaca tersebut agar lebih awet.

Dalam perawatan power window juga diperlukan waktu untuk dapat menambahkan pelumas berbentuk Grease (Gemuk) agar kawat baja penarik naik turunnya kaca dapat bekerja lancar dan tidak putus atau patah. Ketika mengoles untuk menambahkan pelumas dibarengi juga dengan memainkan tombol power window naik turun, hal ini dilakukan agar seluruh kawat mendapatkan pelumasan yang merata.

Selain dari itu, sering mengoperasikan power window, baik pada kaca jendela pintu depan maupun belakang juga sangat baik untuk dapat meminimalisir proses korosi pada motor power window. Apabila perawatan dilakukan secara rutin sekurang-kurangnya enam bulan sekali, dijamin power window akan bekerja dengan baik sehingga faktor keamanan dan kenyamanan tetap terjaga.

sumber : situsotomotif.com
Selengkapnya..

Sunday, April 20, 2014

Membersihkan dan Mencegah Jamur di Kaca Mobil

Datangnya musim hujan tidak hanya harus kita antisipasi dengan perawatan atau pengecekan pada bagian kaki-kaki dan mesin untuk menghadapi jalan yang rusak maupun jalan yang tergenang air. Ada “musuh” lain yang biasa muncul di saat-saat cuaca dingin dan lembab, yaitu: jamur di kaca-kaca mobil. Selain mobil menjadi kelihatan kurang bersih, kemunculan jamur yang tampak dengan adanya bintik-bintik atau lingkaran abu-abu di kaca lumayan mengganggu pemandangan dari dalam kabin ke luar.

Cara mengatasinya mudah. Bila mendapati jamur di kaca mobil seperti ciri-ciri di atas dan tetap tidak bisa hilang meskipun sudah dibasuh dengan air dan digosok berkali-kali, ikuti saja langkah ini.
- Siapkan cairan pembersih jamur yang banyak dijual di toko aksesori kendaraan atau supermarket besar di kota Anda.
- Cuci kaca mobil dengan air bersih, lalu keringkan dengan menggunakan lap atau kanebo.
- Lumuri kaca secara rata dengan cairan pembersih jamur.
- Gosok dengan kain kering bersih dan halus dengan arah memutar.
- Lap lagi dengan kanebo basah sampai cairan penghilang jamur tidak tersisa di kaca, lalu keringkan kaca dengan kanebo.

lakukanlah sampai 2 atau 3 kali untuk jamur yang membandel.
Agar hasil lebih baik, jangan lumuri kaca secara keseluruhan. Lumurilah beberapa bagian dulu saja yang akan kita gosok. Hal ini untuk mencegah timbulnya efek buram (atau seperti pelangi ketika diterpa sinar) akibat pembersih jamur yang sudah mengering di kaca sebelum kita sempat menggosoknya.

Dengan memperhatikan 6 poin di atas, jamur sudah dapat kita hilangkan. Namun, bagi pemilik mobil-mobil buatan Eropa, ada sedikit perhatian khusus saat memilih cairan pembersih jamur. Cari cairan yang memang dikhususkan untuk mobil-mobil Eropa. Sebab, beberapa mobil buatan Eropa lebih sensitif sehingga kadangkala kaca menjadi kusam atau malah tergores setelah dipoles. Untuk menghindari hal ini sebaiknya tanyakan kepada penjual mengenai merek mana yang bisa diaplikasikan untuk kaca mobil Eropa. Agar lebih aman lagi, sebaiknya coba dahulu pada kaca yang ukurannya kecil, setelah dipoles lalu tunggu beberapa menit untuk melihat hasilnya.

Jika langkah-langkah tadi tetap tak membuahkan hasil, artinya jamur yang melekat pada kaca-kaca mobil Anda tergolong sangat bandel. Jenis ini tidak bisa kita selesaikan hanya dengan cairan pembersih jamur. Anda perlu membawa ke salon mobil. Mereka memiliki alat dan cairan khusus untuk menggosok pada kaca yang terkena jamur.

Jangan lupa, setelah kaca-kaca mobil bersih dari jamur, rawatlah agar jamur-jamur itu tidak muncul lagi. Cara mencegahnya pun sederhana. Pertama, segera bersihkan mobil setelah berkendara di bawah guyuran hujan agar debu atau kotoran tidak menempel lama di kaca-kaca mobil. Kedua, untuk kaca-kaca depan dan belakang, selalu jaga kondisi air washer agar dapat kita gunakan untuk membersihkan kaca-kaca. Hindari memakai car cover jika cuaca lembab. Jika tetap ingin menggunakan, pastikan kaca dan car cover dalam keadaan kering sebelum kendaraan ditutupi. (Source: AstraWorld)
Selengkapnya..

Sunday, April 6, 2014

Merawat Boots Mencegah Kerusakan Drive Shaft

Sekali waktu coba perhatikan kendaraan Anda saat diajak menikung. Apakah terdengar bunyi “klotok... klotok” di seputar roda depan? Mudah-mudahan tidak. Sebab, jika terdengar itu berarti Anda harus siap-siap mengeluarkan dana yang lumayan besar. Suara itu menandakan ada cikal bakal kerusakan pada drive shaft. Bila didiamkan, bukan tak mungkin Anda harus mengganti komponen ini.

Sebetulnya ada perawatan sederhana yang jauh lebih murah ketimbang mengganti satu set drive shaft. Sebelum komponen yang berperan penting dalam meneruskan tenaga putar dari gardan menuju roda-roda penggerak ini rusak, lakukan pemeriksaan rutin karet drive shaft (boots). Jika robek, segera ganti dengan yang baru.

Perawatan dan deteksi dini terhadap boots memang dapat mencegah kerusakan fatal pada drive shaft. Hubungan ini sangat jelas mengingat boots yang berupa karet dengan warna hitam berfungsi sebagai penjaga kualitas dan kuantitas gemuk (grease) pada drive shaft. Gemuk sangat penting mengingat intens-nya gesekan-gesekan saat drive shaft bekerja. Bila boots robek, gemuk perlahan-lahan pasti habis. Bisa pula gemuk menjadi kotor karena debu dan kotoran dari luar masuk melalui celah-celah yang ada.

Bunyi itu terdengar karena debu dan gemuk yang habis tadi membuat logam-logam yang saling bergesekan sehingga aus. Keausan itulah yang kemudian membuat putaran oblak (tidak presisi), dan kemudian menimbulkan bunyi.

Tak hanya bunyi aneh dan kerusakan drive shaft. Seperti pernah AstraWorld ulas pada edisi sebelumnya, peristiwa yang lebih mengerikan bisa saja terjadi. Boots robek yang didiamkan suatu ketika dapat mengakibatkan as roda patah.

Jadi, jangan biarkan saja bila terdengar bunyi aneh di seputar roda depan. Antisipasi boots dari kemungkinan bocor atau robek. Cara perawatan yang mudah adalah dengan melakukan pemeriksaan rutin setiap 10.000 km. Apabila ada gejala boots mulai retak-retak atau gemuk sudah mulai bocor, segeralah ganti. Dan jangan lupa gunakan boots drive shaft original karena terbuat dari bahan yang kuat.(Source : AstraWorld)
Selengkapnya..