Showing posts with label packing. Show all posts
Showing posts with label packing. Show all posts
Tuesday, April 15, 2014
Tips Mengemas Barang Packing
OK, selamat menempuh perjalanan panjang pada acara mudik kali ini. Tapi, sebelum belum benar-benar menekan pedal gas, sudahkah barang-barang bawaan tertata dengan baik ? Penataan barang di dalam mobil sangat menentukan kenyamanan, keamanan dan bahkan keselamatan berkendara.
Untuk itu, perhatikan beberapa point cara mengemas barang berikut ini:
1. Tentukan tujuan dan rute perjalanan yang akan Anda tempuh. Hal ini membantu kita menentukan barang-barang apa saja yang harus terangkut di dalam mobil.
2. Setelah jelas, buatlah daftarnya dan mulailah menginventarisir. Saat menyusun daftar jangan lupa untuk menyesuaikan kapasitas bagasi dan daya angkut mobil. Penyesuaian ini penting agar tidak muncul risiko buruk saat mobil diajak bermanuver atau melakukan pengereman.
3. Klasifikasikan barang bawaan dalam dua kategori besar. Pertama, barang yang tidak akan dipakai selama perjalanan (oleh-oleh, pakaian selama berlibur, dll). Kedua, barang yang kemungkinan besar diperlukan pada saat perjalanan (peta mudik, handphone, cemilan, obat-obatan, buku bacaan, kaset, CD, satu atau dua potong baju/celana jika perlu ganti saat perjalanan, dll).
4. Manfaatkan fasilitas mobil. Jika ada bangku kosong yang bisa dilipat, manfaatkan ruang sisa untuk menyimpan barang.
5. Tempatkan barang kategori kedua di area yang mudah dijangkau agar tidak perlu bongkar muat selama perjalanan.
6. Prioritaskan barang bawaan yang berat di posisi bawah, dan susun menyamping dengan rapat.
7. Hindari penumpukan barang yang berpotensi mengganggu daya pandang pengemudi.
8. Bila perlu, gunakan cargo net untuk menjaga barang bawaan tetap pada tempatnya walau terguncang sekalipun.
9. Demi alasan stabilitas mobil dan potensi mengganggu pengendara lain, membawa barang di atas atau roof rack kurang dianjurkan. Seandainya pun terpaksa menempatkan barang di atas, pastikan terikat kencang, tinggi sewajarnya dan tertutup rapat.
(Source : AstraWorld)
Selengkapnya..
Untuk itu, perhatikan beberapa point cara mengemas barang berikut ini:
1. Tentukan tujuan dan rute perjalanan yang akan Anda tempuh. Hal ini membantu kita menentukan barang-barang apa saja yang harus terangkut di dalam mobil.
2. Setelah jelas, buatlah daftarnya dan mulailah menginventarisir. Saat menyusun daftar jangan lupa untuk menyesuaikan kapasitas bagasi dan daya angkut mobil. Penyesuaian ini penting agar tidak muncul risiko buruk saat mobil diajak bermanuver atau melakukan pengereman.
3. Klasifikasikan barang bawaan dalam dua kategori besar. Pertama, barang yang tidak akan dipakai selama perjalanan (oleh-oleh, pakaian selama berlibur, dll). Kedua, barang yang kemungkinan besar diperlukan pada saat perjalanan (peta mudik, handphone, cemilan, obat-obatan, buku bacaan, kaset, CD, satu atau dua potong baju/celana jika perlu ganti saat perjalanan, dll).
4. Manfaatkan fasilitas mobil. Jika ada bangku kosong yang bisa dilipat, manfaatkan ruang sisa untuk menyimpan barang.
5. Tempatkan barang kategori kedua di area yang mudah dijangkau agar tidak perlu bongkar muat selama perjalanan.
6. Prioritaskan barang bawaan yang berat di posisi bawah, dan susun menyamping dengan rapat.
7. Hindari penumpukan barang yang berpotensi mengganggu daya pandang pengemudi.
8. Bila perlu, gunakan cargo net untuk menjaga barang bawaan tetap pada tempatnya walau terguncang sekalipun.
9. Demi alasan stabilitas mobil dan potensi mengganggu pengendara lain, membawa barang di atas atau roof rack kurang dianjurkan. Seandainya pun terpaksa menempatkan barang di atas, pastikan terikat kencang, tinggi sewajarnya dan tertutup rapat.
(Source : AstraWorld)
Thursday, January 30, 2014
DIY ganti packing Throotle Body bersihkan

throotle body (TB) bila kotor bisa membuat idle mesin tidak stabil.. atau getar2, atau tenaga hilang, boros BBM, atau RPM lambat turun...
bila packing TB rusak ada kemungkinan terjadi kebocoran .. di cek nya mudah.. cukup semprotkan cairan seperti carbjet atau sejenisnya bila RPM mendadak drop brarti didaerah tsb terjadi kebocoran... kenapa bisa dibilang bocor,krn cairan td tersedot mesin mknya RPM jadi drop... solusi nya ganti packing krn harga packing yg murah.. atau bisa di sealer ulang... packing mesti disiapkan setiap bongkar TB.. tp kalo tidak penting biasanya cukup semprot2 aja di lubang TB dgn carbjet .. hal ini biasa dilakukan saat tune up
Subscribe to:
Posts (Atom)