Showing posts with label up. Show all posts
Showing posts with label up. Show all posts
Friday, April 25, 2014
Tune Up Mesin Motor 2 Tak
Cara Tune up mesin motor 2 tak, tips tune-up motor 2t. Ada beberapa teknik tune up mesin 2 tak, yang paling lazim adalah memporting ulang design port.
Memporting ulang itu juga banyak halnya diantaranya adalah:
1 Merubah tinggi port
2 Mengarahkan kembali jendela port
3 Menghaluskan saluran2 port
4 Memperbesar ukuran port
Tentunya point2 tersebut diatas harus dilakukan dengan perhitungan yang tepat agar hasilnya maksimal.
Kali ini kita hanya akan membahas mengenai merubah tinggi port
Merubah tinggi port berarti durasi buka & tutup port pun akan berubah. Menentukan angka dari tinggi port ini tentunya harus menggunakan hitungan2 tertentu.
Jika seorang mekanik pernah melakukan perubahan tinggi port pada sebuah silinder blok dan ternyata hasilnya baik ini bisa menjadi acuan untuk mekanik lainnya jika ingin melakukan rubahan pada blok lainnya walaupun memiliki spek yang berbeda.
Caranya adalah mengkonversi ukuran dari mm menjadi derajat putar kruk as.
Contoh :
HRC Thailand menentukan tinggi porting terbaik pada silinder blok NSR SP adalah sbg berikut :
1 Lb Bilas : 42mm
2 Lb Transfer primer & sekunder : 42mm
3 Lb Buang : 26mm
(Catatan :Deck Height NSR adalah 0 mm yang berarti Bibir piston NSR saat berada di TMA adalah sebidang dengan bibir silinder blok atau 0 mm)
Maka jika kita ingin merubah port silinder blok Yamaha RX King harus menggunakan angka berapa di tiap2 portnya jika ingin mengacu pada hitungannya HRC??
Tentunya salah jika kita langsung menggunakan angka2 diatas untuk diaplikasi di blok RX King.
Kita harus mengkonversi dahulu dengan satuan derajat, setelah didapat maka dikonversi kembali ke satuan mm dengan ditambah (Deck Height)
Lalu bagaimana mengkonversi dari mm ke derajat?
Yang pertama kita harus ketahui dulu data2 sebagai berikut :
1 Stroke NSR & stroke RX King
2 Panjang Stang piston NSR & RX King
Jika data2 tersebut sudah diketahui maka kita bisa menggambar diatas kertas sesuai data2 tersebut atau jika ingin lebih akurat bisa dengan menggunakan software Auto Cad.
Misal menentuakn derajat buka lubang buang pada blok yang ingin ditiru (Blok NSR):
1 Buat lingkaran dengan diameter seukuran stroke NSR dan gambarkan titik pusatnya dalam koordinat axis X & Y. pada titik paling atas lingkaran beri tanda 0 derajat kruk as (ini melambangkan derajat putar kruk as)
2 Gambar garis vertikal berukuran panjang stroke + panjang stang seher dengan posisi garis melalui titik pusat lingkaran dan ujung paling bawah garis bertemu dengan ujung paling bawah lingkaran. (Ini melambangkan titik pusat dari rangkaian silinder+piston+kruk as)
3 Buat titik 0mm pada ujung atas garis tersebut (anggaplah titik 0 tersebut adalah posisi piston saat TMA)
4 Buat lagi titik (Tandai dengan huruf B)pada garis vertikal tadi seukuran tinggi lb buang (pada contoh diatas adalah 26mm) Berarti jarak dari titik 0 ke titik B adalah 26mm.
5 Gunakan jangka buat agar jarak bukaan jangka seukuran dengan panjang stang seher NSR (ini melambangkan panjang stang seher)
6 Jarum jangka di posisikan di titik B dan mata pinsil jangka di coretkan ke lingkaran yang mampu dijangkau dengan jangka (ini melambangkan posisi stang seher pada rangkaian)
7 Ukur berapa derajat dari posisi 0 derajat kruk as terhadap titik pada point 6 tadi dengan bususr derajat.
8 Angka derajat buka lubang buang telah didapat.
Lakukan langkah2 diatas untuk menghitung derajat buka lubang bilas dan transfer.
Setelah semua didapati sekarang tinggal menghitung berapa mm tinggi lubang2 tersebut pada blok rubahan (Blok RX King).
Langkah2nya adalah :
1 Buat lingkaran dengan diameter seukuran stroke RX King dan gambarkan titik pusatnya dalam koordinat axis X & Y. pada titik paling atas lingkaran beri tanda 0 derajat kruk as (ini melambangkan derajat putar kruk as)
2 Gambar garis vertikal berukuran panjang stroke + panjang stang seher dengan posisi garis melalui titik pusat lingkaran dan ujung paling bawah garis bertemu dengan ujung paling bawah lingkaran. (Ini melambangkan titik pusat dari rangkaian silinder+piston+kruk as)
3 Buat titik 0mm pada ujung atas garis tersebut (anggaplah titik 0 tersebut adalah posisi piston saat TMA)
4 Ukur dengan busur derajat angka yang didapati dari point no 8 diatas dan tandai pada lingkaran dan beri tanda B.
5 Gunakan jangka buat agar jarak bukaan jangka seukuran dengan panjang stang seher Rx King (ini melambangkan panjang stang seher)
6 Jarum jangka di posisikan di titik B dan mata pinsil jangka di coretkan ke garis vertikal diatas lingkaran yang mampu dijangkau dengan jangka (ini melambangkan posisi stang seher pada rangkaian)
7 Ukur jarak dari titik 0mm terhadap titik yang baru didapat dari point no 6.
8 Jarak tinggi lubang buang RX King telah didapat.
Lakukan langkah2 diatas untuk menghitung jarak lubang bilas dan transfer.
Setelah semua angka didapat kita harus mengetahui Deck height RX king tersebut, setalah didapat maka ukuran2 jarak port yang sudah didapat masing2 ditambah Deck height nya.
Sementara jika ingin melebarkan lubang buang maximal adalah 70% dari diameter piston
kecuali jika design lubang buangnya memiliki tiang penyangga seperti NSR SP maka bisa dibuat lebih lebar lagi.
Contoh : Diameter piston NSR adalah 59mm maka lebar lb buang maximal adalah 59x 70% = 41.3mm dibulatkan menjadi 42 mm, jika lebih dari 42mm maka khawatir ring piston bagian lb buang akan cenderung menekan berlebihan ke dinding silinder, shg silinder akan mudah aus.
Selengkapnya..
Memporting ulang itu juga banyak halnya diantaranya adalah:
1 Merubah tinggi port
2 Mengarahkan kembali jendela port
3 Menghaluskan saluran2 port
4 Memperbesar ukuran port
Tentunya point2 tersebut diatas harus dilakukan dengan perhitungan yang tepat agar hasilnya maksimal.
Kali ini kita hanya akan membahas mengenai merubah tinggi port
Merubah tinggi port berarti durasi buka & tutup port pun akan berubah. Menentukan angka dari tinggi port ini tentunya harus menggunakan hitungan2 tertentu.
Jika seorang mekanik pernah melakukan perubahan tinggi port pada sebuah silinder blok dan ternyata hasilnya baik ini bisa menjadi acuan untuk mekanik lainnya jika ingin melakukan rubahan pada blok lainnya walaupun memiliki spek yang berbeda.
Caranya adalah mengkonversi ukuran dari mm menjadi derajat putar kruk as.
Contoh :
HRC Thailand menentukan tinggi porting terbaik pada silinder blok NSR SP adalah sbg berikut :
1 Lb Bilas : 42mm
2 Lb Transfer primer & sekunder : 42mm
3 Lb Buang : 26mm
(Catatan :Deck Height NSR adalah 0 mm yang berarti Bibir piston NSR saat berada di TMA adalah sebidang dengan bibir silinder blok atau 0 mm)
Maka jika kita ingin merubah port silinder blok Yamaha RX King harus menggunakan angka berapa di tiap2 portnya jika ingin mengacu pada hitungannya HRC??
Tentunya salah jika kita langsung menggunakan angka2 diatas untuk diaplikasi di blok RX King.
Kita harus mengkonversi dahulu dengan satuan derajat, setelah didapat maka dikonversi kembali ke satuan mm dengan ditambah (Deck Height)
Lalu bagaimana mengkonversi dari mm ke derajat?
Yang pertama kita harus ketahui dulu data2 sebagai berikut :
1 Stroke NSR & stroke RX King
2 Panjang Stang piston NSR & RX King
Jika data2 tersebut sudah diketahui maka kita bisa menggambar diatas kertas sesuai data2 tersebut atau jika ingin lebih akurat bisa dengan menggunakan software Auto Cad.
Misal menentuakn derajat buka lubang buang pada blok yang ingin ditiru (Blok NSR):
1 Buat lingkaran dengan diameter seukuran stroke NSR dan gambarkan titik pusatnya dalam koordinat axis X & Y. pada titik paling atas lingkaran beri tanda 0 derajat kruk as (ini melambangkan derajat putar kruk as)
2 Gambar garis vertikal berukuran panjang stroke + panjang stang seher dengan posisi garis melalui titik pusat lingkaran dan ujung paling bawah garis bertemu dengan ujung paling bawah lingkaran. (Ini melambangkan titik pusat dari rangkaian silinder+piston+kruk as)
3 Buat titik 0mm pada ujung atas garis tersebut (anggaplah titik 0 tersebut adalah posisi piston saat TMA)
4 Buat lagi titik (Tandai dengan huruf B)pada garis vertikal tadi seukuran tinggi lb buang (pada contoh diatas adalah 26mm) Berarti jarak dari titik 0 ke titik B adalah 26mm.
5 Gunakan jangka buat agar jarak bukaan jangka seukuran dengan panjang stang seher NSR (ini melambangkan panjang stang seher)
6 Jarum jangka di posisikan di titik B dan mata pinsil jangka di coretkan ke lingkaran yang mampu dijangkau dengan jangka (ini melambangkan posisi stang seher pada rangkaian)
7 Ukur berapa derajat dari posisi 0 derajat kruk as terhadap titik pada point 6 tadi dengan bususr derajat.
8 Angka derajat buka lubang buang telah didapat.
Lakukan langkah2 diatas untuk menghitung derajat buka lubang bilas dan transfer.
Setelah semua didapati sekarang tinggal menghitung berapa mm tinggi lubang2 tersebut pada blok rubahan (Blok RX King).
Langkah2nya adalah :
1 Buat lingkaran dengan diameter seukuran stroke RX King dan gambarkan titik pusatnya dalam koordinat axis X & Y. pada titik paling atas lingkaran beri tanda 0 derajat kruk as (ini melambangkan derajat putar kruk as)
2 Gambar garis vertikal berukuran panjang stroke + panjang stang seher dengan posisi garis melalui titik pusat lingkaran dan ujung paling bawah garis bertemu dengan ujung paling bawah lingkaran. (Ini melambangkan titik pusat dari rangkaian silinder+piston+kruk as)
3 Buat titik 0mm pada ujung atas garis tersebut (anggaplah titik 0 tersebut adalah posisi piston saat TMA)
4 Ukur dengan busur derajat angka yang didapati dari point no 8 diatas dan tandai pada lingkaran dan beri tanda B.
5 Gunakan jangka buat agar jarak bukaan jangka seukuran dengan panjang stang seher Rx King (ini melambangkan panjang stang seher)
6 Jarum jangka di posisikan di titik B dan mata pinsil jangka di coretkan ke garis vertikal diatas lingkaran yang mampu dijangkau dengan jangka (ini melambangkan posisi stang seher pada rangkaian)
7 Ukur jarak dari titik 0mm terhadap titik yang baru didapat dari point no 6.
8 Jarak tinggi lubang buang RX King telah didapat.
Lakukan langkah2 diatas untuk menghitung jarak lubang bilas dan transfer.
Setelah semua angka didapat kita harus mengetahui Deck height RX king tersebut, setalah didapat maka ukuran2 jarak port yang sudah didapat masing2 ditambah Deck height nya.
Sementara jika ingin melebarkan lubang buang maximal adalah 70% dari diameter piston
kecuali jika design lubang buangnya memiliki tiang penyangga seperti NSR SP maka bisa dibuat lebih lebar lagi.
Contoh : Diameter piston NSR adalah 59mm maka lebar lb buang maximal adalah 59x 70% = 41.3mm dibulatkan menjadi 42 mm, jika lebih dari 42mm maka khawatir ring piston bagian lb buang akan cenderung menekan berlebihan ke dinding silinder, shg silinder akan mudah aus.
Friday, February 7, 2014
Pick up Mega Carry – Spesifikasi Lengkap dan Harganya
Mega Carry merupakan salah satu jenis pick up yang memiliki spesifikasi paling ciamik (baik) saat ini. Dibanding pick up keluaran baru lainnya, bagian interior dan eksterior pada Mega Carry bisa dibilang paling mewah lhoo. Sedangkan untuk kategori daya angkutnya, Pick up Mega Carry ini sangat bisa diandalkan. Sebab, Mega Carry dibekali sebuah bak dengan ukuran yang lebih luas, serta memiliki sasis ganda sehingga pick up ini sangat kuat untuk mengangkut muatan dengan bobot yang berlebih. Ditambah lagi Mega carry terbukti cukup tangguh ketika melintas di daerah-daerah yang rawan banjir sebab pick up ini dilengkapi dengan air intake serta ground clearance yang tinggi.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah spesifikasi lengkap tentang pick up Mega Carry:
Ukuran bodi (P x L x T) = 4155 mm x 1680 mm x 1865 mm
Berat/bobot = 1950 kg
Jarak sumbu roda = 2625 mm
Jarak pijak depan = 1435 mm
Jarak pijak belakang = 1435 mm
Ukuran bak (P x L x T) = 2200 mm x 1585 mm x 365 mm
Jarak terendah = 190 mm
Radius putar minimum = 4,9 m
Jenis mesin = G15A
Silinder = 1493 cc
Jumlah katup = 16
Jumlah silinder = 4
Diameter x langkah = 75 mm x 84,5 mm
Daya maksimum = 92,4 PS / 6000 rpm
Momen puntir maksimum = 126 Nm/3000 rpm
Sistem kemudi = Rack & Pinion

Suspensi depan = MacPherson strut & Coil Spring
Suspensi belakang = Rigit Axle, Leaf Spring
Rem depan = Ventilated Disc
Rem belakang = Drum, Leading, Trailing
Ukuran ban = 185R14C
Kapasitas tempat duduk = 2 orang
Kapasitas tangki bahan bakar = 46 liter
Daya angkut = 1,5 ton
Pilihan Warna : putih, biru dan hitam
Lalu berapa harga pick up Mega Carry?
Untuk urusan harga, harga pick up Mega Carry ini memang sedikit lebih mahal dibanding harga pick up keluaran baru lainnya seperti futura, gran max ataupun T120. Untuk saat ini harga Mega Carry berada dikisaran 100 juta lebih sedikit (tiap daerah jelas harganya tidak akan sama sebab ada tambahan biaya transport).
Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah spesifikasi lengkap tentang pick up Mega Carry:
Ukuran bodi (P x L x T) = 4155 mm x 1680 mm x 1865 mm
Berat/bobot = 1950 kg
Jarak sumbu roda = 2625 mm
Jarak pijak depan = 1435 mm
Jarak pijak belakang = 1435 mm
Ukuran bak (P x L x T) = 2200 mm x 1585 mm x 365 mm
Jarak terendah = 190 mm
Radius putar minimum = 4,9 m
Jenis mesin = G15A
Silinder = 1493 cc
Jumlah katup = 16
Jumlah silinder = 4
Diameter x langkah = 75 mm x 84,5 mm
Daya maksimum = 92,4 PS / 6000 rpm
Momen puntir maksimum = 126 Nm/3000 rpm
Sistem kemudi = Rack & Pinion

Suspensi depan = MacPherson strut & Coil Spring
Suspensi belakang = Rigit Axle, Leaf Spring
Rem depan = Ventilated Disc
Rem belakang = Drum, Leading, Trailing
Ukuran ban = 185R14C
Kapasitas tempat duduk = 2 orang
Kapasitas tangki bahan bakar = 46 liter
Daya angkut = 1,5 ton
Pilihan Warna : putih, biru dan hitam
Lalu berapa harga pick up Mega Carry?
Untuk urusan harga, harga pick up Mega Carry ini memang sedikit lebih mahal dibanding harga pick up keluaran baru lainnya seperti futura, gran max ataupun T120. Untuk saat ini harga Mega Carry berada dikisaran 100 juta lebih sedikit (tiap daerah jelas harganya tidak akan sama sebab ada tambahan biaya transport).
Friday, January 31, 2014
Harga Pasaran Mitsubishi L300 Pick up Bekas Berbagai Tahun Keluaran
Jika anda ingin membeli sebuah mobil pick up bekas atau second tapi masih bingung pick up apa yang mesinnya handal dan ukuran baknya besar, kenapa tidak mempertimbangkan untuk membeli pick up L300 bekas saja. Mengapa L300 layak anda pilih? Sebab Pick up L300 memiliki banyak kelebihan yang tidak semuanya dimiliki oleh mobil pick up bekas atau second lainnya.
Apa saja Kelebihan Pick up L300?
Pertama: kualitas mesinnya tangguh, mesin yang dimiliki oleh pick up keluaran Mitsubishi ini sudah lama teruji dan memang terbukti sangat bandel alias handal dan tidak rewel. Oleh sebab itu, tidak heran jika banyak orang yang tetap menggunakan pick up L300 untuk melakukan perjalanan atau pengiriman barang jarak jauh.
Kedua: Ukuran bak belakang luas, Pick up L300 dibekali dengan bak belakang berukuran P 2425 x L 1600 x T 300 mm. Jadi dengan ukuran bak selebar itu, pick up ini bisa menampung atau bisa diisi dengan barang dalam jumlah yang banyak dalam sekali muat. Kondisi tersebut tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi para penggunanya.
Ketiga: ketersediaan spare part atau suku cadang, anda tidak perlu khawatir akan ketersediaan spare part untuk pick up L300, sebab anda masih bisa dengan mudah mendapatkannya jika anda membutuhkan nanti. Meskipun harga spare part Mitsubishi sedikit lebih mahal dibanding harga spare part mobil dari pabrikan lain tapi kualitas spare part milik Mitsubishi sangat baik dan awet. Jadi jika anda bagian atau komponen yang sudah aus dan perlu diganti, gantinya cukup sekali tidak akan sering gonta-ganti lagi.
Keempat: Harga purna jualnya masih bagus. Seperti yang telah saya tulis di atas jika kualitas pick up L300 tidak perlu diragukan lagi alias sangat tangguh dalam segala macam medan. Nah karena predikat itulah sehingga peminat mobil pick up keluaran Mitsubishi ini hingga kini masih tergolong banyak, dan kondisi tersebut membuat nilai tawar atau harga jual pick up L300 di pasaran tergolong masih sangat bagus dibanding harga jual pick up bekas lainnya.
Nah, setelah anda mengetahui kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh pick up L300 di atas, kini saatnya bagi anda untuk melakukan pertimbangan untuk memutuskan antara memilih untuk membeli pick up bekas L300 atau memilih untuk membeli jenis pick up bekas lain. Dan jika setelah anda melakukan pertimbangan dan ternyata anda lebih tertarik untuk membeli pick up L300, kami memiliki sedikit informasi mengenai standar harga pasarannya saat ini. Siapa tahu dengan informasi ini anda bisa terbantu nantinya, oke untuk informasi harga pasarannya (harga pasaran pick up L300 bekas) anda bisa melihatnya di bawah ini:
Standar Harga Pasaran Pick up L300 Bekas atau Second Berbagai Tahun Keluaran

Apa saja Kelebihan Pick up L300?
Pertama: kualitas mesinnya tangguh, mesin yang dimiliki oleh pick up keluaran Mitsubishi ini sudah lama teruji dan memang terbukti sangat bandel alias handal dan tidak rewel. Oleh sebab itu, tidak heran jika banyak orang yang tetap menggunakan pick up L300 untuk melakukan perjalanan atau pengiriman barang jarak jauh.
Kedua: Ukuran bak belakang luas, Pick up L300 dibekali dengan bak belakang berukuran P 2425 x L 1600 x T 300 mm. Jadi dengan ukuran bak selebar itu, pick up ini bisa menampung atau bisa diisi dengan barang dalam jumlah yang banyak dalam sekali muat. Kondisi tersebut tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi para penggunanya.
Ketiga: ketersediaan spare part atau suku cadang, anda tidak perlu khawatir akan ketersediaan spare part untuk pick up L300, sebab anda masih bisa dengan mudah mendapatkannya jika anda membutuhkan nanti. Meskipun harga spare part Mitsubishi sedikit lebih mahal dibanding harga spare part mobil dari pabrikan lain tapi kualitas spare part milik Mitsubishi sangat baik dan awet. Jadi jika anda bagian atau komponen yang sudah aus dan perlu diganti, gantinya cukup sekali tidak akan sering gonta-ganti lagi.Keempat: Harga purna jualnya masih bagus. Seperti yang telah saya tulis di atas jika kualitas pick up L300 tidak perlu diragukan lagi alias sangat tangguh dalam segala macam medan. Nah karena predikat itulah sehingga peminat mobil pick up keluaran Mitsubishi ini hingga kini masih tergolong banyak, dan kondisi tersebut membuat nilai tawar atau harga jual pick up L300 di pasaran tergolong masih sangat bagus dibanding harga jual pick up bekas lainnya.
Nah, setelah anda mengetahui kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh pick up L300 di atas, kini saatnya bagi anda untuk melakukan pertimbangan untuk memutuskan antara memilih untuk membeli pick up bekas L300 atau memilih untuk membeli jenis pick up bekas lain. Dan jika setelah anda melakukan pertimbangan dan ternyata anda lebih tertarik untuk membeli pick up L300, kami memiliki sedikit informasi mengenai standar harga pasarannya saat ini. Siapa tahu dengan informasi ini anda bisa terbantu nantinya, oke untuk informasi harga pasarannya (harga pasaran pick up L300 bekas) anda bisa melihatnya di bawah ini:
Standar Harga Pasaran Pick up L300 Bekas atau Second Berbagai Tahun Keluaran

| Jenis Pick up L300 Pick up L300 Pick up L300 Pick up L300 Pick up dengan almunium box L300 Pick up L300 Pick up L300 Pick up L300 Pick up L300 Pick up L300 Pick up dengan almunium box L300 Pick up L300 Pick up L300 Pick up L300 Pick up L300 Pick up L300 Pick up | Tahun 1995 1996 1999 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2004 2005 2006 2008 2009 2011 2012 | Harga Pasaran ± 60 Jutaan ± 65 Jutaan ± 72 Jutaan ± 82 Jutaan ± 76 Jutaan ± 79 Jutaan ± 82 Jutaan ± 88 Jutaan ± 90 Jutaan ± 96 Jutaan ± 95 Jutaan ± 99 Jutaan ± 110 Jutaan ± 119 Jutaan ± 125 Jutaan ± 130 Jutaan |
Subscribe to:
Comments (Atom)