Showing posts with label mengganti. Show all posts
Showing posts with label mengganti. Show all posts

Wednesday, April 23, 2014

Mengetahui Waktu yang Tepat untuk Mengganti Oli Mobil

Oli, merupakan sebuah elemen penting untuk sebuah mesin, tak terkecuali untuk mesin mobil. Sebab, sebagaimana kita tahu, oli berfungsi sebagai pelumas agar mesin tidak mudah aus atau rusak. 

Mengingat vitalnya peran oli terhadap mesin itu tadi, maka melakukan pengecekan oli pada mesin atau mobil secara rutin dan berkala sangatlah penting. Terlebih lagi jika mobil tersebut sering di pakai untuk perjalanan jauh. Jadi, kita bisa tahu kapan waktu yang tepat untuk mengganti olinya. Dengan mengetahui waktu yang tepat untuk mengganti oli pada mobil, tentu dapat meminimalisir terjadinya kerusakan pada mesin yang diakibatkan telat ganti oli.
warna oli
gambar dari mobilku.org

Lalu, bagaimanakah cara untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk ganti oli? 

Cara mengecek atau mengetahuinya bisa dengan cara menghitung jarak tempuh mobil yang telah dilalui seperti yang tertera di dalam buku panduan yang disediakan oleh pabrik pembuat mobil tersebut. Di dalam buku panduan tersebut, kita  dianjurkan untuk mengganti oli mesin mobil per jarak tempuh sekian kilometer.

Bagaimana jika buku panduannya sudah tidak ada?

Untuk yang satu ini, kita bisa mengecek dan mengetahui, apakah oli mesin yang sedang dipakai saat ini masih layak untuk tetap digunakan atau sudah harus diganti, cukup dengan cara memperhatikan warna oli tersebut. Sebagai indikator untuk mengetahui dan mengecek kelayakan oli dengan cara memperhatikan warnanya, berikut ini adalah 3 macam warna oli pada mesin beserta penjelasannya yang dapat dijadikan patokan waktu pergantian oli:

Putih Pekat / Putih Susu
Pada saat anda cek dan ternyata oli mesin mobil anda berwarna putih susu, itu berarti oli tersebut telah bercampur dengan air. Biasanya, hal seperti ini terjadi karena kondisi mesin mobil kurang baik (ada sedikit masalah). Bila warna ini yang terjadi pada oli mobil anda, segera bawalah mobil anda ke bengkel terpercaya untuk dilakukan pengecekan. 

Hitam
Oli yang telah berwarna hitam adalah pertanda bahwa oli tersebut sudah tidak layak dipakai. Biasanya, warna oli akan berubah warna menjadi hitam ketika terjadi dua hal. Pertama ketika mobil tersebut telah menempuh perjalanan yang sangat jauh dan yang kedua mungkin karena terjadi kerusakan pada mesin. Jika yang terjadi pada oli mobil anda demikian, maka segeralah ganti olinya dengan oli yang baru.

Coklat agak kekuningan
Oli yang berwarna coklat kekuningan masih bisa dikatakan normal atau layak pakai, jadi anda tidak perlu buru-buru mengganti olinya dengan yang baru jika masih belum ada dana untuk itu.
Selengkapnya..

Thursday, January 30, 2014

Mengganti karet wiper


Mengganti karet wiper
Ketika mengganti karet wiper, lepas blade dari arm wiper, dan lepaskan hanya karet wiper dari blade. Karena karet wiper bertambah usang, kemampuannya membersihkan menurun dan wiper mengeluarkan suara berisik. Juga, wiper dapat merusak kaca depan. Untuk alasan ini, karet wiper perlu diganti secara periodik. Bentuk dan panjang karet wiper bervariasi tergantung pada model; gunakan nomor part yang tepat.
 
1. Lepas blade wiper
(1) Angkat arm wiper menjauh dari kaca depan supaya blade wiper lebih mudah dilepas.
(2) Sambil menekan ke bawah tuas pada blade wiper, geser blade wiper ke arah bawah dan lepas blade wiper dari arm wiper.
(3) Supaya tidak merusak kaca depan, lilitkan kain ke sekeliling ujung arm wiper dan letakkan perlahan pada kaca depan.
PERHATIAN:
Mengoperasikan wiper saat blade wiper dilepas atau arm wiper diangkat dapat merusak kaca depan atau kap mesin.
PETUNJUK:
Tipe yang terpasang dengan sekrup. Beberapa tipe blade wiper terpasang dengan kokoh pada blade wiper dengan sekrup. Ketika mengganti karet dengan tipe blade wiper seperti itu, ganti karet dengan blade wiper di tempatnya. Ada dua metoda penggantian karet wiper. Lakukan menggunakan metoda yang tepat.
A: Tipe dengan plat belakang
B: Tipe tanpa plat belakang
Tipe dengan plat belakang
1. Melepas karet wiper
(1) Sambil mendorong sisi bagian dalam dari lobang pemasangan pada part karet, geserlah pada arah
alurnya, dan tarik keluar claw blade wiper dari karet tersebut.
(2) Lepas karet dari blade wiper sambil menggeser karet itu.
(3) Lepaskan plat belakang dari karetnya.
PETUNJUK:
Plat belakang dapat dipergunakan kembali. Panjang dan bentuk karet wiper berbeda antara kanan dan kiri pada model yang sama.
2. Memasang karet wiper
(1) Pasang plat belakang pada karet wiper dalam arah yang ditandai selagi pelepasan.
(2) Lewatkan karet melalui seluruh claw pada blade sehingga part dengan lobang pemasangan pada karet menghadap pangkal arm.
(3) Geser karet ke posisi pada claw pertama dan paskanlah ke lobang pemasangan.
Tipe tanpa plat belakang
1. Melepas karet wiper
(1) Padatkan karet wiper yang sisinya tidak punya tonjolan kecil ke arah bawah dan lepaskan karet dari lobang takikan.
(2) Tarik keluar sepanjang alur dari blade.
2. Memasang karet wiper
(1) Lewatkan karet yang baru melalui lobang takikan dari blade wiper dalam arah tonjolan kecil, dan doronglah ke sepanjang alur dari karet.
(2) Dorong dan kerutkan karet ke arah bawah, dan paskan ujung karet ke dalam blade wiper.
PETUNJUK:
Tonjolan menunjukkan arah dari karet.
1. Memasang blade wiper
(1) Lewatkan blade wiper melalui arm dan geser blade wiper ke atas untuk memasangnya.
PETUNJUK:
Dorong ke dalam tuas sampai terdengar bunyi klik.
(2) Biarkan blade wiper diangkat menjauh dari permukaan kaca, dan masukkan cairan washer dan operasikan wiper untuk memeriksa efektifitas wiper.
Selengkapnya..