Showing posts with label usia. Show all posts
Showing posts with label usia. Show all posts

Wednesday, April 16, 2014

Tiga Cara Bikin Kanvas Kopling Panjang Usia

Kanvas kopling memang mempunyai masa pakai. Semakin intens kanvas bekerja, semakin cepat tipis permukaannya. Bila sudah tipis, komponen penting dalam sistem penggerak kendaraan ini memang seharusnya kita ganti segera. Rata-rata, tiap 4 tahun sekali.

Namun, jangan salah sangka. Banyak pengendara yang harus mengganti kanvas kopling jauh lebih cepat dari yang seharusnya. Bukan semata-mata karena masalah kualitas. Tapi, karena kesalahan dalam gaya berkendara. Sebagai pengendara, kita bisa sedikit memperpanjang usia kanvas kopling bila memperlakukannya secara tepat.

Beberapa waktu lalu, com pernah menghimbau agar saat mengendarai mobil kita jangan sering-sering menginjak setengah kopling. Efeknya terhadap keausan memang sangat jelas. Injakan yang nanggung seperti ini menempatkan kanvas kopling pada tingkat gesekan yang sangat keras. Itu sebabnya permukaan kanvas akan lebih cepat terkikis.

Kebiasaan ini masih sering dilakukan para pengendara. Terutama, di jalur padat dan saat menanjak. Mereka berargumentasi, dengan menginjak setengah kopling, maka mesin tidak akan mati. Ada benarnya, namun lebih banyak menimbulkan kerugian. Karena itulah, kami menempatkannya pada urutan pertama.

Cara kedua yang harus kita perhatikan adalah saat melepas pedal kopling. Kanvas kopling akan jauh lebih awet apabila ketika melakukan perpindahan transmisi, kita tidak melepaskan pedal kopling secara menghentak. Lepaskan saja dengan perlahan-lahan.

Dan yang ketiga, penggunaan gigi transmisi harus sesuai dengan kecepatan kendaraan. Jangan terbiasa menggunakan gigi tinggi bila kecepatan mobil rendah. Kebiasaan ini masih sering dilakukan pengendara. Misalnya, menggunakan gigi 4 pada saat kecepatan kendaraan hanya 20km/jam.

Sebenarnya, semua himbauan ini terkait dengan posisi kanvas kopling. Sebagai bagian dari sistem penggerak kendaraan, kopling beserta kanvasnya menjadi komponen penghubung antara mesin dan penggerak roda. Ia bertugas meneruskan daya yang dihasilkan akibat putaran mesin ke penggerak roda. Sehingga penggerak roda mampu menggerakkan total beban kendaraan.

Kanvas kopling akan lebih panjang usia bila ia betul-betul kita tempatkan semata-mata sebagai penghubung. Bukan sebagai penahan beban kendaraan. Caranya, ikutilah tiga kebiasaan di atas.(Source : AstraWorld)
Selengkapnya..

Thursday, January 30, 2014

Tips Gonta Ganti Jenis Bahan Bakar Percepat Usia Jarum Pelampung

Melambungnya harga pertamax dan pertamax plus membuat para pengguna kendaraan berpikir keras, apakah terus menggunakan bahan bakar ini ataukah berpaling ke bahan bakar yang harganya lebih murah seperti premium. Padahal, dengan seringnya melakukan penggantian bahan bakar ini dapat mempercepat kerusakan pada jarum pelampung (needle valve) sepeda motor. Bila akan melakukan penggantian, sebaiknya cukup sekali dan tidak baik untuk melakukan penggantian berkali-kali. Dan kita dapat melakukan perawatan bagus kepada jarum pelampung, karena perawatan yang bagus usia jarum pelampung bisa mencapai sampai tiga tahun lebih. Bahkan jarum pelampung imitasi pun tidak masalah digunakan bila pengecekan secara berkala rajin dilakukan pemilik sepeda motor.
Untuk urusan merawat jarum pelampung, disarankan beberapa hal. Antara lain :
1. Jangan biasakan berganti-ganti jenis bensin. Misalnya, hari ini menggunakan bensin premium, esok atau lusa menggunakan pertamax atau sebaliknya.
2. Sering-seringlah mengecek saringan bensin. Bila tampak kotor hendaknya segera dibersihkan.
3. Sepeda motor, terutama yang bertangki bensin di luar, jangan sering diparkir di bawah terik matahari sebab tangki akan memuai dan mempercepat terbentuknya kerak.
4. Pemilik motor 4 tak, bila mengganti dengan jarum pelampung imitasi, harus menskur lebih dulu agar mulus. Sementara bagi pemilik motor 2 tak, bila mengganti jarum pelampung dengan yang imitasi dan ternyata bensin masih terlihat menetes, perlu menambah saringan.
5. Servis berkala masih merupakan tindakan antisipasi efektif. Setiap 2.500 km, pemilik motor melakukan servis. Hal itu bisa menjaga kebersihan jarum pelampung. Dikhawatirkan bila tidak dilakukan servis berkala, kotoran atau endapan dari tangki bensin bisa masuk ke dalam karburator .
Selengkapnya..